.

Image may contain: 2 people, eyeglasses, hat and closeup


Terkadang demi harta seseorang siap membutakan mata hati dan rela melepaskan imannya
.
Apabila hartamu engkau jadikan sebagai pelayan, Hidupmu akan tenang tidak tertekan dengan keadaan. Tapi apabila harta berubah posisi menjadi majikan,bersiaplah untuk melayaninya,waktumu akan terkuras dan semua hidupmu akan dipacu untuk menambah dan menjaganya
.
Orang yang bijak hanya mencari harta dan meletakkannya ditangan tidak didalam hati, jika hati dipenuhi harta kekayaan duniawi, ibadah akan berkurang, kekhawatiran semakin bertambah yang dapat menjadikan pribadi yang kikir rakus lagi serakah. Bahkan tak jarang untuk mendapatkan harta kekayaan, membutakan mata hati dan keimanannya,
Hal ini telah dijelaskan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabda beliau,
.
يَأْتِي عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ لاَ يُبَالِي الْمَرْءُ مَا أَخَذَ مِنْهُ؛ أَمِنَ الحَلاَلِ أَمْ مِنَ الحَرَامِ؟! Akan datang kepada manusia suatu zaman (ketika itu) seorang tidak lagi perduli dengan apa yang dia dapatkan, apakah dari yang halal atau haram?! (HR.Bukhari). Ingatlah, sedikit tapi halal jauh lebih baik dan berkah daripada banyak tetapi dari hasil haram yang membuat hidup menjadi malapetaka!
.
Allahuma sholii’alaa sayyidina Muhammad wa’alaa aalihi wa shohbihi wa Salim
.
INSTAGRAM : @mutiara_habib
.