Berkata Al-Qutb wal Ghauthul ‘Ibad Al-Habib Abdullah Bin Alwi Al-Haddad:

“Masalah Kaum Sayyid keluarga Ba ‘Alawi sesungguhnya bertumpu pada kehormatan & ketaqwaan. Misalnya, jika ada dua negara (dua kuasa) saling berebut kekuasaan, itu sama dengan DUA EKOR SAPI JANTAN yang bertarung (tanduk-menanduk) di dekat SAPI BETINA, YANG MENANG AKAN DAPAT SAPI BETINA. Oleh kerana itu, jgnlah anda (kaum sayyid) berdiri di belakang dua sapi jantan yg sedang bertarung, jgn berdiri di depannya dan jgn pula di tengah2nya. Kaum Sayyid Bani ‘Alawi (putra-putra keturunan ‘Alawi) sejak zaman dahulu berada di luar kedua hal itu (yakni dua pihak yg bertarung memperebutkan kekuasaan) dan tidak pula mendekati kedua-duanya. SIAPA YANG MENDEKATI, MAKA IA TELAH BERBUAT MENYALAHI PARA PENDAHULUNYA”.

-Tatsbitul Fuad Bi Zikril Kalam Majalis Al-Qutb wal Ghauthul ‘Ibadi wal Bilad Al-Habib Abdullah Bin Alwi Al-Haddad, bab Tidak Dikenalnya Kaum Sayyid-