Masih ada kesempatan – 1

Ditulis oleh Admin di/pada 2 September 2010

Oleh : Ustadz Jindan bin Naufal Bin Jindan

Doa-doa yang dianjurkan oleh Rasulullah di bulan Ramadhan adalah

أشهد أن لا اله الا الله استغفرالله نسألك الجنة ونعوذ بك من النار

“Asyhadu allaa ilaaha illallah, astaghfirullah, nas alukal jannata wa na’udzu bika minan naar” (3 kali)

اللهم إنك عفوّ تحب العفو فاعفو عنا

“Allahumma innaka ‘afuwwun, tuhibbul ‘afwa, fa’fu ‘annaa” (3 kali)

Perbanyaklah doa ini, terlebih-lebih sebelum berbuka puasa dan sebelum subuh.

Ramadhan adalah bulan Al-Quran. Ulama menganjurkan untuk banyak mengkhatamkan Al-Quran di bulan ini sekurang-kurangnya satu kali. Diriwayatkan bahwa Imam Syafi’i mengkhatamkan Al-Quran di bulan Ramadhan sebanyak 60 kali.

Malam pertama di bulan Ramadhan dianjurkan untuk sholat empat rekaat dan membaca surat Al-Fath di dalam empat rekaat tersebut, satu muqra’ setiap rekaatnya. (Sekalipun sudah lewat, akan tetapi kita masih bisa berniat untuk tahun yang akan datang)

Sayyidatuna ‘Aisyah bertanya kepada Rasulullah, “Ya Rasulullah, apabila aku mengetahui letaknya malam Lailatul Qadr, maka doa apakah yang hendak aku baca?.” Dijawab oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, “Bacalah, wahai ‘Aisyah,

أللّهمّ إنَّك عَفُوٌّ تُحِبُّ العَفوَ فاعْفُ عَنّي

‘Allahumma innaka ‘afuwwun, tuhibbul ‘afwa, fa’fu ‘annaa’ “

(“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai maaf, maka maafkanlah aku”)

Disunnahkan sekali untuk menggiatkan ibadah di bulan Ramadhan lebih dari bulan-bulan lainnya. Dan terlebih lebih pada sepuluh hari terakhir.

Jangan tinggalkan sholat Tarawih sebanyak 20 rekaat setiap malamnya. Di dalam Hadist disebutkan,

“Barang siapa bangun di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap ganjaran dari Allah Ta’ala, maka niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lampau.”

Bangun di bulan Ramadhan artinya adalah sholat Tarawih.

Wallahu a’lam bis showaab…

[Banyak dikutip dari Buku Imam Abdullah bin Alwi AlHaddad]