Habib Munzir Al Musawwa : Tentang Fadhilah Amalan Puasa di Bulan RajabPublished on June 11, 2010 in Bulan Rajab and Artikel Islam. 0 Comments

Pertanyaan

apakah amalan ini amalan yang diajarkan Rasul, dn para shabatnya, sebab saya baca di sebuah artikel Islam bahwa amalan ini adalah Bid’ad karena tdk dasar hadistnya. karena bulan Rajab bulan yg biasa-biasa saja, jadi katanya tidak perlu menambah amalan yg lain.

Jawaban Habib Munzir Al Musawwa

amalam itu teriwayatkan dalam hadits dhoif, namun para ulama kita mengamalkannya dan sepantasnya kita melestarikannya, karena teriwayatkan pula dalam banyak hadits bahwa Rasul saw beristighfar 100 X dalam satu majelis disaksikan/bersama para sahabat dengan ucapan itu namun shighah Jamak. (sunanul Kubra hadits no.10293) dan riwayat ini banyak. Dan pelarangan akan hal itu adalah perbuatan Munkar.

Pertanyaan

Apakah Hadist Nabi yg berbunyi ” Rajab syahrulloh, wa sya’ban syahri wa romadhon syahru ummati ” adalah hadist yag palsu 

 Jawaban Habib Munzir Al Musawwa

mengenai hadits itu memang dhoif namun masih diakui oleh sebagian ulama syafii, namun mengingkari keutamaan bulan rajab adalah hal yg munkar, karena Rajab adalah salah satu dari bulan haram yg dimuliakan Allah dan rasul Nya,

Sumber Habib Munzir Al Musawwa 

Pertanyaan

APA SAJA FADHILAH PUASA DI BULAN RAJAB

Jawaban Habib Munzir Al Musawwa

tak teeriwayatkan dalam hadits shahih mengenai keutamaan puasa di bulan rajab,

namun ada hadits Nabi saw bersabda : “Barangsiapa berpuasa di bulan haram (rajab adalah salah satu dari bulan haram) pada hari kamis, jumat dan sabtu, maka baginya pahala Ibadah 60 tahun” (Majmu’ zawaid juz 3 hal 191)

mengenai hadits tersebut saya tak menemukannya dalam riwayat shahih, dan bila teriwayatkan dalam dhuafa maka tak ada larangan bagi kita untuk mengamalkannya, sebagaimana dikatakan oleh Al Hafidh Imam Nawawi bahwa tidak riwayat pelarangan puasa di bulan rajab, maka pelarangan akan hal itu adalah hal yg mungkar.

Sumber Habib Munzir Al Musawwa