Posted by: Habib Ahmad | 30 Januari 2011

Masyhad Habib Idrus bin Umar Habsy tentang Maulid dan Habib Ahmad bin Hasan Al Attas tentang keberkahan Majlis

Masyhad Habib Idrus bin Umar Habsy tentang Maulid dan Habib Ahmad bin Hasan Al Attas tentang keberkahan MajlisPublished on June 16, 2010 in Artikel Islam. 0 Comments

Habib Ali ra berkata: ketika menghadiri maulid, Ami Idrus (bin Umar Al Habsyi) berkata:

“Wahai anakku, perhatikanlah kumpulan orang ini, pertemuan ini belum pernah dilakukan pada masa masa dahulu. Dalam pertemuan maulid ini aku memiliki sebuah pandangan.

“Apa itu ? Tanyaku.
“Dalam perang Tabuk, An Naby saw dan para sahabatnya tidak mempunyai cukup perbekalan. Beliau memerintahkan agar setiap orang membawa makanan apapun yang mereka miliki. Ada yang datang membawa sebutir kurma, ada yang membawa dua butir, ada pula yang membawa segenggam gandum. An Naby saw mengumpulkan makanan makanan tadi, lalu memberkatinya. Kemudian Beliau saw memerintahkan setiap sahabat mengambil sesukanya. Ada yang mengambil satu ember, ada yang mengambil satu karung penuh. Masing masing sahabat akhirnya mendapat bekal yang banyak berkat doa An Nabi saw.
Begitu pula pertemuan Maulid ini. Setiap orang yang datang memiliki sir, ada yang sedikit ada yang banyak. Kemudian An Naby saw memberkatinya. Seusai Maulid, setiap orang pulang membawa sir yang sangat banyak.”
Aku berkata kepada Ami Idrus “semoga Allah membalasmu dengan kebaikan atas masyhad mu ini”
Habib Ahmad bin Hasan Al Attas berkata, Allah Ta’ala berfirman:
“sesungguhnya orang orang yang ber iman (ini adalah amalan hati), dan orang orang yang beramal sholeh (ini adalah amalan jasmani) mereka diberi petunjuk oleh Tuhan mereka karena keimanannya, bukan karena amal mereka.”
sebab, amal yang dikerjakan oleh anggota tubuh tidak sama dengan amal yang dikerjakan oleh hati. dan amal hati tidak sama dengan amal ruh, dan amal ruh tidak sama dengan amal sir.
Allah Ta’ala berfirman:
“supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka” QS Al Hajj, 22;28

Jika kalian ingin mengambil sesuatu untuk sir, maka ambilah dengan sir, jika ingin mengambil untuk ruh maka ambilah dengan ruh, jika ingin mengambil untuk hati ambilah dengan hati kalian dan jika kalian ingin mengambil sesuatu untuk jasad maka ambilah dengan jasad kalian.
Sebagian orang telah membuat kesalahan karena berusaha mengambil keghaiban dengan jasad dan akal mereka. Jika kalian hendak mengambil buku maka ambilah dengan tangan kalian. Inilah maksudku ambilah dengan jasmani. Namun jika hendak mengambil keghaiban maka ambilah dengan hati dan kesungguhan kalian.
Manusia terdiri dari jasmani, hati dan ruh. Hati adalah pemisah antara jasmani dan ruh. Jika hati bergantung (menyandarkan diri kepada yang rendah, maka ia hanyalah hati yang berwujud dari darah dan daging. Tapi jika bergantung pada alam malakut, maka dia adalah hati yang sejati. Hati manusia memiliki dua pandangan kealam arwah dan asror.
Hati manusia ada di antara dua “Jari” Allah, dan Allah membolak balikkan hati sesuai kehendak Nya
“Wahai yang membolak balikkan hati dan pandangan, teguhkan hati kami pada agamamu”
Rahasia (asror) kaum mukminin tidak tampak dan tak seorang pun mengetahui hakikatnya. Jika mereka berkumpul, manusia yang satu dengan yang lain saling bercampur dan mengambil manfaat. Diantara Allah dan manusia ada rahasia, dan tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah. Dan hati manusia seperti baitul ma’mur. Setiap hari ada 70.000 malaikat yang thawaf mengelilinginya hingga hari kiamat. Dalam 24 jam hati memperoleh 70.000 bisikan dan tiap bisikan dipegang satu malaikat.
Seluruh bagian alam terdapat pada diri manusia. Orang yang hatinya bersih akan melihat alam dalam dirinya. Ia seperti laut ketika tenang, semua yang terdapat didalamnya terlihat jelas, baik yang diam maupun yang bergerak.
“kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda tanda kekuasaan kami pada segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa sesungguhnya (Qur’an) itu adalah benar” QS Fushilat 53
Setiap orang memiliki 360 urat. Ada urat yang akan mendorongnya untuk berbuat kebajikan, dan ada yang akan menggerakkannya untuk berbuat kejahatan. Jika melihat orang sholeh, urat urat kebaikan akan menggerakkannya untuk berbuat baik. Jika melihat orang durhaka, maka urat urat keburukan akan menggerakkannya untuk berbuat jahat. Jika kau ingin urat urat keburukanmu tak bergerak maka jauhilah orang orang durhaka, sehingga cinta ketaatan menjadi watakmu.

Jika sudah demikian, maka pergaulan tidak akan berakibat buruk bagimu.
Orang yang mudah iri menyangka bahwa semua orang iri, orang yang suka bermaksiat menyangka bahwa semua orang suka bermaksiat, dan orang sholeh menyangka semua orang gemar berbuat kebajikan.
Memandang dan mencintai kaum sholihin adalah perbuatan yang sangat bermanfaat, lalu bagaimana kiranya pandangan kaum sholihin kepada orang yang mengharapkan keberkahan mereka.
Ketika duduk dengan kaum sholihin hendaknya berbaik sangka dan mengosongkan hatinya dari segala hal, baik maupun buruk. Sebab, jika hatinya sibuk memikirkan sesuatu, ia sendiri akan terganggu, begitu pula teman duduknya. Ia ibarat orang yang mondar mandir, keluar masuk suatu majlis, maka ia tidak akan memperoleh manfaat dari kegiatan mereka, bahkan mengganggu mereka.

Nb. Al Habib Idrus bin Umar Al Habsy beliau adalah salah seorang Mursyid thoriqoh alawiyah paman daripada Al Qutb Al Habib Ali bin Muhammad Al Habsy muallif simtudduror dan Al Qutb Al Habib Abdul Qodir bin Ahmad Bilfaqih mengambil salah satu silsilah thoriqoh Alawiyah daripada Beliaunya Al Habib Idrus bin Umar Al Habsy rodhiyallahu anhum wanafa’ana bihi wabiulumihi wa asrorihi fiddaroini amin.

Sumber http://www.facebook.com/note.php?note_id=456375234255

Advertisements

Responses

  1. […] Rasulullah S.A.W, Mawlid | Label: kasih, masjid « Maulid Dalam Al-Qur’an dan Hadits Masyhad Habib Idrus bin Umar Habsy tentang Maulid dan Habib Ahmad bin Hasan Al Attas tentang ke… […]


Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Kategori

%d bloggers like this: