Fiqih Kubur – Kupas Tuntas Amalan Terkait dengan Kubur dari Perspektif Al Qur’an dan Hadits
Akidah|Fikih
Ada satu ungkapan dari para ulama : “Banyak sekali orang yang mencela suatu pendapat yang benar, yang (sebenarnya) penyebabnya adalah dari kefahaman yang buruk.”

Melihat fenomena yang terjadi di tengah masyarakat, ada sebagian orang yang menuduh bid’ah dan tidak memiliki dasar yang kuat atas amalan-amalan yang berkaitan dengan kubur, seperti sampainya bacaan Al Qur’an dan tahlil pada ahli kubur, membaca surat Al Fatihah dan surat yasin yang dihadiahkan pada ahli kubur dan lain-lain, namun, bila kita memahami dari dalil-dalil Al Qur’an dan Al Hadits dengan secara mendetail dan konfrehensif, bukan pemahaman secara parsial (sepotong-sepotong), amalan-amalan tersebut di atas justru memiliki dasar hukum dan dalil yang kuat.

Syaikh Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki Al Hasani, seorang ahlil hadits, tokoh ulama’ Sunni Mekkah, menulis sebuah kitab yang berjudul “Tahqiqul Amal Fiimaa Yarfa’u Minal A’mal”, yang alih bahasanya hadir diantara kita dengan judul Fiqih Kubur. Kupas tuntas amalan-amalan yang berkaitan dengan kubur, ditinjau dari perspektif Al Qur’an dan Hadits, sebagai upaya menghidupkan Pemahaman As-Sunnah An-Nabawiyah.