Perkara: WAJIB SANGKA BAIK KEPADA PARA AWLIYA
Ini adalah perkataan para ulama arif billah tentang wajibnya berprasangka baik kepada para awliya Sholihin, kepada para anak cucu mereka dan kepada para pecinta mereka yang disadur dari buku berjudul :’Mengenal Lebih Dekat al-Habib Abdullah bin Alawi al-Haddad” oleh Habib Yunus bin Ali al-Muhdhor, diterbitkan oleh Cahaya Ilmu Publisher, cetakan I Pebruari 2010 halaman 84-87)

mendapatkan kedudukan dan karunia tertinggi di sisi Allah Swt. Orang itu akan diberikan kebaikan, pertolongan, keistimewaan dan petunjuk. Dan sebaliknya, orang yang berburuk sangka kepada mereka, pasti ia akan celaka selamanya”.

Seorang ulama berkata :”Hendaknya kalian berbaik sangka kepada orang-orang sholeh dan anak cucu mereka. Jangan kalian kira bahwa kalian akan mendapatkan kebaikan jika kalian memusuhi mereka. Anggaplah mereka sebagai orang-orang Islam. Hendaknya kalian berbaik snagka terhadap anak cucu orang-orang sholeh, walaupun mereka nakal, hormat dan junjung tinggilah mereka, dan tutupilah segala kekurangan mereka”.

Seorang ulama berkata :”Kami tidak mempunyai wacana lain, selain berbaik sangka terhadap wali-wali Allah Swt”.

Al-Arif Billah Syekh Husein bin Abdillah Bafadhal berkata :”Tidaklah seorang yang mengingkari wali-wali Allah Swt, kecuali hatinya sudah mati, dibenci, akalnya kurang sehat, mengaku-ngaku baik, lalai, lemah, lemah keyakinannya, hatinya kering dan beku, ahli bid’ah, mata batinnya buta, terkena fitnah, akan binasa, dibenci Allah Swt dan manusia, ucapannya tidak akan diterima atau dipercaya manusia, ia akan mati di luar agam Islam (naudzubillahi min dzalik), ia akan terhina dan miskin di dunia, dan di akhirat kelak siksanya lebih pedih dan lebih abadi. Seorang yang menjelek-jelekkan wali allahSwt, maka ia bukan seorang yang wara’, bukan seorang yang bertkwa, dan bukan seorang yang beragama, bahkan tidak mempunyai islam dan iman sedikitpun, meskipun ia bersikap sebagai muslim dalam lahirnya, karena ia tidak mempunyai kedekatan apapun dengan Islam, dan ia tidak akan berbahagia sedikitpun di akhirat”
Naudzubillah tsumma naudzubillahi min dzalik. Semoga kita diselamatkan Allah di dunia dan di akhirat, tidak dijadikan-nya kita sebagai musuh kekasi-kekasih-Nya, mudahan dijadikan-Nya kita mencjadi pecinta dan penolong para awliya-Nya bi barkati sayyidina Muhammad Saw. Amien….

Abu muhammad ibnu Ya’qub al-Yamani berkata :”Jangan sampai engkau berprasangka baik dengan orang-orang sholeh yang terdahulu, namun engkau mengingkari orang-orang sholeh dan kekeramatan mereka yang ada di masamu. Apakah keimanan seseorang kepada Musa dan Isa akan berguna jika ia tidak beriman kepada kerasulan Muhammad Saw”.

Al-Qutbul Irsyad wa Gautsul Ibad wal Bilad al-Imam Habib Abdullah bin Alwy al-Haddad berkata :”Hendaknya kalian bersikap baik terhadap orang-orang sholeh, mengikuti budi pekerti mereka, mengambil pelajaran dari segala tutur kata dan perbuatan mereka, rajin mengunjungi mereka ketika masih hidup maupun yang sudah mati dengan mengagungkan dan berbaik sangka terhadap mereka, maka dengan sikap itu seorang pengunjung akan mendapat manfaat dan berbagai kebajiakn dari mereka. Dewasa ini, manusianya kurang mendapat berkah dari orang-orang sholeh, karena kurang menghormati dan berprasangka buruk terhadap mereka, karena itu mereka tidak mendapat berkah, tidak dapat menyaksikan karamah-karamah mereka, sehingga mereka mengira bahwa pada masa ini sudah tidak ada lagi wlai-wali Allah Swt, padahal Alhamdulillah wali-wali allah Swt masih banyak jumlahnya. Diantara mereka ada yang terlihat dan diantara mereka ada yang tersembunyi, kecuali bagi mereka yang hatinya mendapat cahaya Allah Swt, karena mereka menghormati dan berbaik sangka terhadap wali-wali Allah Swt”.

Sumber : Facebook