Kewajiban Habaib

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ
Dalam kitab suci Al-Quran Al-Karim Allah swt telah berfirman:
“Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan noda-dosa dari kamu wahai Ahlul Bait, dan mensucikan kamu sesuci-sucinya”
(Al-Ahzab: 33)
Dan dari riwayat Umar bin Khattab r.a ia mengatakan, bahawa aku pernah mendengar Rasulullah saw bersabda:
“Setiap sebab (penyebab pertalian keturunan) mahupun nasab (pengikat garis keturunan) akan terputus pada hari kiamat, kecuali sebab dan nasabku, dan setiap keturunan dinisbatkan kepada pengikat keturunannya yakni ayah mereka, kecuali putera-putera Fatimah, maka sesungguhnya akulah ayah mereka dan tali pengikat keturunan mereka”
(Hadis riwayat Al-Baihaqi, Al-Thabrani dll)
Juga Imam Al-Hakim dalam kitabnya Al-Mustadrak mengeluarkan sebuah hadits riwayat sahabat Jabir, bahwa Rasulullah saw bersabda:
“Bagi setiap keturunan dari seorang Ibu ada pengikat keturunannya, kecuali putera Fatimah, akulah wali mereka dan tali pengikat keturunan mereka”.
Saudaraku Keturunan Alawiyyin
Wahai Alawi…
Sesungguhnya nasab anda yang mulia dan memberikan kehormatan pada anda oleh adanya hubungan kekeluargaan anda dengan Rasul Yang Agung Muhammad saw melalui Fatimah Az-Zahra dan Imam Ali Al-Murtadha (Yang ditinggikan Allah swt martabat dan kedudukannya).
Hendaknya dapat menjadi pendorong bagi anda untuk senantiasa berteladan kepada mereka, berjalan lurus mengikuti jalan hidup mereka, berakhlaq seperti akhlaq mereka, berpegang teguh pada prinsip-prinsip dan ajaran-ajaran mereka dan mengikuti jejak para Imam keturunan mereka, sehingga anda Insyaallah dapat menjadi generasi penerus yang baik daripada generasi pendahulu.
Selanjutnya ketahuilah, bahawa nasab yang mulia ini menuntut anda untuk senantiasa:
Membuang jauh-jauh perasaan angkuh dan bangga diri.
Menjadikan TAQWA sebagai bekal hidup anda.
Menjadikan AL-QURAN sebagai pedoman dan tuntutan dalam kehidupan anda.
Menjadikan para SHALIHIN pendahulu anda sebagai panutan
BIOGRAFI DAN MAKSUD MASING-MASING LELUHUR ALAWIYYIN
Penjelasan
Nara Sumber Biografi masing-masing Leluhur Alawiyyin adalah
Kitab “Silsilah Al-Junid” oleh Al-Allamah Assayid Ali bin Muhammad Al-Junid.
Kitab “Syamsyuddahirah” oleh Al-Allamah Assayid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al-Masyur.
Kitab “Khidmatul – Asyirah” oleh Al-Allamah Assayid Ahmad bin Abdullah Asseggaf.
Nara Sumber Gelar (julukan) masing-masing Alawiyyin adalah
Kitab “Al-Mu’Jamul Lathif” oleh Al-Allamah Assayid Muhammad bin Ahmad bin Umar Al-Sya’thiriy.