Posted by: Habib Ahmad | 12 Ogos 2010

FADHILAH SHOLAT TARAWIH / FADHILAH MALAM BULAN RAMADHAN

FADHILAH SHOLAT TARAWIH / FADHILAH MALAM BULAN RAMADHAN
Published by Syafii on August 22, 2009 under Ramadhan 1430 H

Di riwayatkan oleh Saiyidina Ali (r.a.) daripada Rasulullah S.A.W., sebagai jawapan dari pertanyaan sahabat-sahabat Nabi S.A.W. tentang fadhilat (kelebihan) sembahyang sunat tarawih pada bulan Ramadan:

Malam 1:

Keluar dosa-dosa orang mukmin pada malam pertama sepertimana ia baru dilahirkan, mendapat keampunan dari Allah.

Malam 2:

Diampunkan dosa-dosa orang mukmin yang sembahyang tarawih serta kedua ibubapanya (sekiranya mereka orang beriman).

Malam 3:

Berseru Malaikat di bawah ‘Arasy’ supaya kami meneruskan sembahyang tarawih terus-menerus semoga Allah mengampunkan dosa engkau.

Malam 4:

Memperolehi pahala ia sebagaimana pahala orang-orang yang membaca kitab-kitab Taurat, Zabur, Injil dan Al-Quran.

Malam 5:

Allah kurniakan baginya pahala seumpama orang sembahyang di Masjidilharam, Masjid Madinah dan Masjidil Aqsa.

Malam 6:

Allah kurniakan pahala kepadanya pahala Malaikat-malaikat yang tawaf di Baitul Ma’mur (70 ribu malaikat sekali tawaf), serta setiap batu-batu dan tanah-tanah mendoakan supaya Allah mengampunkan dosa-dosa orang yang mengerjakan sembahyang tarawih pada malam ini.

Malam 7:

Seolah-olah ia dapat bertemu dengan Nabi Musa serta menolong Nabi ‘Alaihissalam menentang musuh ketatnya Fi’raun dan Hamman.

Malam 8:

Allah mengurniakan pahala orang sembahyang tarawih sepertimana yang telah dikurniakan kepada Nabi Allah Ibrahim ‘Alaihissalam.

Malam 9:

Allah kurniakan pahala dan dinaikkan mutu ibadat hambanya seperti Nabi Muhamad S.A.W.

Malam 10:

Allah Subhanahuwata’ala mengurniakan kepadanya kebaikan di dunia dan akhirat.

Malam 11:

Keluar ia daripada dunia (mati) bersih daripada dosa seperti ia baharu dilahirkan.

Malam 12:

Datang ia pada hari Qiamat dengan muka yang bercahaya (cahaya ibadatnya).

Malam 13:

Datang ia pada hari Qiamat dalam aman sentosa daripada tiap-tiap kejahatan dan keburukan.

Malam 14:

Datang Malaikat menyaksikan ia bersembahyang tarawih, serta Allah tiada menyesatkannya pada hari Qiamat.

Malam 15:

Semua Malaikat yang menanggung ‘Arasy, Kursi, berselawat dan mendoakan supaya Allah mengampunkan.

Malam 16:

Allahsubhanahuwata’ala tuliskan baginya terlepas daripada neraka dan dimasukkan ke dalam Syurga.

Malam 17:

Allah kurniakan orang yang bertarawih pahalanya pada malam ini sebanyak pahala Nabi-Nabi.

Malam 18:

Seru Malaikat: Hai hamba Allah sesungguhnya Allah telah redha kepada engkau dan ibubapa engkau (yang masih hidup atau mati).

Malam 19:

Allah Subhanahuwataala tinggikan darjatnya di dalam Syurga Firdaus.

Malam 20:

Allah kurniakan kepadanya pahala sekalian orang yang mati syahid dan orang-orang solihin.

Malam 21:

Allah binakan sebuah istana dalam Syurga daripada nur.

Malam 22:

Datang ia pada hari Qiamat aman daripada tiap-tiap dukacita dan kerisauan (tidaklah dalam keadaan huru-hara di Padang Mahsyar).

Malam 23:

Allah subhanahuwataala binakan kepadanya sebuah bandar di dalam Syurga daripada nur.

Malam 24:

Allah buka peluang 24 doa yang mustajab bagi orang bertarawih malam ini, (elok sekali berdoa ketika dalam sujud).

Malam 25:

Allah Taala angkatkan daripadanya siksa kubur.

Malam 26:

Allah kurniakan kepada orang bertarawih pahala pada malam ini seumpama 40 tahun ibadat.

Malam 27:

Allah kurniakan orang bertarawih pada malam ini ketangkasan melintas atas titian Sirotolmustaqim seperti kilat menyambar.

Malam 28:

Allah Subhanahuwataala kurniakan kepadanya pahala 1000 darjat di akhirat.

Malam 29:

Allah Subhanahuwataala kurniakan kepadanya pahala 1000 kali haji yang mabrur.

Malam 30:

Allah Subhanahuwataala beri penghormatan kepada orang bertarawih pada malam terakhir ini yang teristimewa sekali, lalu berfirman: “Hai hambaKu: Makanlah segala jenis buah-buahan yang engkau ingini hendak makan di dalam syurga, dan mandilah engkau daripada air syurga yang bernama Salsabila, serta minumlah air daripada telaga yang dikurniakan kepada Nabi Muhammad S.A.W. yang bernama ‘Al-Kauthar”.”

1 Comment »

Download Doa Shalat Tarawih, Witir, Imsak 1430H,Jadwal Ibadah Ramadhan untuk Wanita Haid
Published by Syafii on August 21, 2009 under Ramadhan 1430 H

1. Jadwal Ibadah Ramadhan untuk Wanita Haid

2. Jadwal Ibadah Harian Ramadhan untuk Ibu Rumah Tangga

3. Jadwal Ibadah Harian Ramadhan

4. Jadwal Isamkiyah 1430 hijriyah.

5. Doa Sholat Witir.

6. Doa Shalat Tarawih.

Sumber : Pesantren Virtual.

1 Comment »

Berapa sih jumlah shalat tarawih itu ? ada 8 , 20 , 36
Published by Syafii on August 19, 2009 under Ramadhan 1430 H

Sudah merupakan kewajaran adanya perbedaan jumlah rakaat shalat tarawih, apalagi beberapa hari lagi kita alhamdulillah akan memasuki Bulan Ramadhan 1430 H. Tentu akan menjadi topik perbincangan dan perdebatan yang asyik bagi para dai-dai di televisi atau radio. Bagi Anda yang shalat tarawih 20 rakaat, berikut ini dalil-dalil dari Habib Munzir yang menjadi dasar-dasar hal tersebut.

Saudaraku yg kumuliakan,
telah sepakat para madzhab demikian, mengenai 8 rakaat itu telah dihentikan dan dilarang oleh Rasul saw, dg membubarkannya dan agar mereka melakukannya sendiri dirumah (Shahih Bukhari),

lalu diperkuat riwayat Aisyah ra itu mengatakan bahwa Rasul saw melakukannya di bulan ramadhan dan diluar ramadhan, maka sepakat para Imam bahwa itu adalah witir, bukan tarawih, karena tarawih adalah di ramadhan saja, bukan sepanjang tahun,

dan jika hal itu benar 8 maka kemana para ribuan Imam dan Muhadditsin?. tentu mesti ada satu saja yg menyetujuinya, namun tak satupun, madzhab yg tarawih dibawah 20 rakaat, bahkan Imam Malik melakukan 36 rakaat,

bahkan haramain Masjidil Haram dan Masjid Nabawi pun demikian, entah darimana pula mereka mengambil pendapat 8 itu..?

Sumber http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=8&id=17854#17854

No Comments »

Jawaban seputar Ramadhan dari Habib Munzir (untuk menyambut bulan ramadhan 1430H)
Published by Syafii on August 19, 2009 under Ramadhan 1430 H, Artikel Islam

Berikut ini kumpulan tanya jawab antara jamaah Majelis Rasulullah dengan Habib Munzir yang saya baca-baca dari forum diskusi.

1. Zikir apa saja yg terbaik dibulan Ramadhan

jawaban Hb Munzir

semua amal ibadah disunnahkan diperjuangkan dan dan diperbanyak di bulan ramadhan karena pahalanya dilipat gandakan.
namun yg paling mencolok dalam riwayat shahih, bahwa Rasul saw memperbanyak pembacaan Alqur’an di bulan ramadhan, dan memperbanyak sedekah di bulan ramadhan, dan memperbanyak shalat malam (tarawih, witir) dan shalat malam lainnya, dan juga I’tikaf di masjid.

2. Menyambut Ramadhan baiknya dengan melakukan apa ya habib mohon bimbingannya.

jawaban Hb Munzir

sambung silaturahmi yg terputus, minta ridho dan doa ayah bunda, dan jika sudah berkeluarga maka siapkan pendanaan yg cukup, untuk hari hari ramadhan dan hari idulfitri, bukan kita mementingkan keduniawian, namun demi tenangnya hati dalam ibadah ramadhan tanpa terganggu kerisauan kekurangan dana di bulan ramadhan, atau malah bingung memikirkan dana untuk menghadapi idulfitri yg sering muncul pada muslimin, dan yg lebih merugi lagi adalah mereka bingung akan hal itu justru di 10 hari terakhir ramadhan yg merupakan puncak kemuliaan ramadhan.

3. Apakah bersiwak dibulan Ramadhan dapat membatalkan puasa ya habib?

jawaban Hb Munzir

siwak di bulan ramadhan tidak membatalkan puasa, dan sebagian ulama mengatakannya makruh jika sudah masuk waktu dhuha, sebagian mengatakan makruh jika sudah waktu dhuhur, sebagian mengatakan makruh jika sudah masuk waktu asar, namun saya mengikuti Guru Mulia yg tetap bersiwak walau sudah lewat waktu asar di bulan ramadhan

4. Habib, saya ingin menanyakan bagaimanakah hukumnya pada malam bulan Ramadhan sepasang suami istri melakukan hubungan suami istri dan pada tidak sempat mandi janabah sampai selesainya adzan shubuh.

jawaban Hb Munzir

bisa saudaraku, puasanya tetap sah, bahkan hal itu pernah terjadi pada Rasul saw, beliau saw mandi junub selepas adzan subuh (Shahih Bukhari).

5. Habib saya mau tanya bolehka mencukur jambang pada siang hari dan itu saya lakukan pada waktu puasa ramadhan?,

jawaban Hb Munzir

boleh saudaraku, hal itu tak mempengaruhi sahnya puasa

6. habib munzir, sbntr lg umat muslim akn berjumpa dg ramadhan, ane mnt ksediaan habib utk memberikan doa2 ramadhan, atau cara2 ibadah plus ramadhan. karena dari tahun k tahun sampai ane umr 19 thn blm pernah mengisi ramadhan dg ibadah2 plus.

jawaban Hb Munzir

doa paling top dan amalan paling top dibulan ramadhan adalah membaca Alqur;an, jadikan ia amalan anda dibulan ramadhan, dan berdoalah dengan Alqur’an, saat anda membaca Alqur’an hadirkan doa doa anda, dan jadikanlah kalamullah swt ini sebagai doa, teruslah sibukkan diri anda dengan membaca Alqur’anulkarim,

demikian amalan Rasulullah saw, dan Juga Rasul saw memperbanyak I’tikaf di bulan ramadhan, khususnya 10 hari terakhir,

tentunya selain ibadah yg umum seperti tarawih dll.

7. bib, pada bulan suci ini kan trdpt 3 fase pensucian dari Allah swt (rahmah, maghfirah, itkun minnannar) plus lailatul qadr.
Pertanyaan ana, bisa gak seseorg itu mengetahui bahwa dia berhasil mendapatkannya dan adakah tanda2nya kdtgn lailatul qadr?

jawaban Hb Munzir

mengenai tanda tandanya tidak jelas diketahui, namun mereka yg diampuni Allah san dihapus dosa dosanya mereka merasa ringan langkah, berjiwa sejuk dan tenang, demikian pula jika tobat yg diterima Allah.

banyak riwayat penjelasan mengenai malam mulia ini sbgbr saya sebutkan beberapa riwayat :
Malam lailatulqadar adalah malam 27 ramadhan, yg mana keesokan harinya matahari terbit namun tidak bersinar(tertutup awan tipis). (Shahih Muslim hadits no.762).

Malam lailatulgadar adalah 7 malam terakhir di bulan ramadhan (Shahih Muslim hadits no.1165).

malam lailatulqadar adalah sepuluh hari terakhir di malam ganjilnya (Shahih Muslim hadits no.1165)

dan masih banyak lagi riwayat lainnya yg menyifatkan malam mulia ini, siapapun Ummat Muhammad saw bisa mendapatkannya, namun kembali kepada diri mereka sendiri maukah mereka mendapatkannya dengan banyak berdzikir di malam hari, mneinggalkan televisinya dan kesibukan dunianya di malam malam mulia itu.

8. Mohon penjelasan Habib, apakah setelah kita melaksanakan Sholat Tarawih (yang ditutup dengan Sholat Witir), Kita masih diperbolehkan untuk Shalat Tahajud. Karena kami pernah mendengar bahwa pada masa Rasulullah SAW, Beliau selalu melaksanakan Sholat Tarawih sesuai dengan waktu pelaksanaan Sholat Tahajjud, sehingga ada pula saat ini yang berpendapat jika sudah melaksanakan Sholat Tarawih, maka tidak perlu melaksanakan Sholat Tahajud.

Menurut kami sangat sayang jika kita tidak melaksanakan Shoalt Tahajud pada bulan Ramadhan, karena pahala melaksanakannya pada bulan Ramadhan akan sangat berlipat.

jawaban Hb Munzir

hal itu diperbolehkan, tak ada satu hadits pun yg membatasi shalat malam apalagi di bulan ramadhan, kita menghadiri tarawih berjamaah, setelah itu jika kita ingin menyambung lagi maka kita meneruskannya sendiri sendiri dirumah atau di masjid, hal itu Masyru’. (diperbolehkan dalam syariah)

9. Bib kalau lagi puasa kan beberapa ulama mengatakan bersyiwak di siang hari tidak apa2 tapi bagaimana dengan menggosok gigi di siang hari ketika sedang berpuasa di bulan ramadhan? apakah puasanya batal atau tidak?

jawaban Hb Munzir

sikat gigi tak membatalkan puasa.

10. bib sebagai seorang mahasiswa apabila sedang berpuasa pada saat sekarang ini,
terkadang ana harus melihat aurat teman wanita ana karena pada saat sedang kuliah
teman wanita ana duduk didepan ana dan bagian tubuh suka terlihat oleh ana secara
tidak sengaja, apa puasa ana batal? bagaimana cara menyikapi hal ini?

jawaban Hb Munzir

melihat aurat tidak membatalkan puasa kecuali jika keluar mani, namun melihatnya dengan sengaja menghapuskan pahala puasa kita, saran saya anda pindah kursi, atau menegur wanita teman anda itu agar menutup auratnya dan berpakian sopan khususnya di bulan ramadhan, barangkali saja membuatnya bertobat dan mau berpakaian sopan.

11. sebenarnya apa sich tujuan puasa yang sesungguhnya bib,sudah
mengerti namun hanya untuk menyakinkan diri bahwa makna puasa ramadhan sesung
guhnya apa?

jawaban Hb Munzir

tujuan puasa dan seluruh syariah adalah mendekatkan diri kepada Allah swt, sutau tuntutan dari yg menciptakan kita untuk mendekat pada Nya swt dengan amal amal tersebut, yg dengan itu kita akan diberi Nya kebahagiaan yg abadi.

12. kalau puasa boleh main game ga bib, seperti playstation tanpa lupa waktu sholat
fardu hanya sekedar mengisi waktu saja tapi sich sebelumnya ana sudah baca alqu’ran sehabis sholat fardu shubuh, dzuhur, ataupun ashar?

jawaban Hb Munzir

main game/play station tidak membatalkan pahala puasa dan membatalkan puasa, kecuali jika terdapat hal hal yg porno padanya.

13. apakah benar bahwa kebiasaan berziarah menjelang ramadhan merupakan perbuatan bathil yang mengarah pada bid’ah?

jawaban Hb Munzir

Wahai saudaraku, ziarah kubur adalah Sunnah Nabi saw, (Shahih Muslim hadits no.974) dan masih banyak hadits hadits lainnya yg mengacu kepada sunnah nya ziarah kubur, mengenai ketentuan waktu, maka kiranya apa pendapat anda pada suatu kaum yg melarang orang membiasakan sunnah?,

ketika suatu kaum mempunyai waktu khusus untuk mengamalkan sunnah lalu apakah hal itu disebut munkar dan Bid’ah?, kebiasaan untuk melakukan sunnah ini merupakan hal yg mulia, sya’ban kah, ramadhan kah atau kapanpun mereka sempat, maka tak menjadi larangan karena memang tak ada larangannya,

adakah dalil mereka melarang?, mereka melarang tanpa dalil?

Hadits pada Shahih Muslim no.1017 menunjukkan kebolehannya kita melakukan Bid’ah hasanah. (anda dpt meruujuk pertanyaan di forum tauhid ini dg topik (mohon kejelasan). telah saya jelaskan sejelas2nya mengenai Bid’ah.

14. Zikir apa saja yg terbaik dibulan Ramadhan

jawaban Hb Munzir

semua amal ibadah disunnahkan diperjuangkan dan dan diperbanyak di bulan ramadhan karena pahalanya dilipat gandakan.
namun yg paling mencolok dalam riwayat shahih, bahwa Rasul saw memperbanyak pembacaan Alqur’an di bulan ramadhan, dan memperbanyak sedekah di bulan ramadhan, dan memperbanyak shalat malam (tarawih, witir) dan shalat malam lainnya, dan juga I’tikaf di masjid.

15. Menyambut Ramadhan baiknya dengan melakukan apa ya habib mohon bimbingannya.

jawaban Hb Munzir

sambung silaturahmi yg terputus, minta ridho dan doa ayah bunda, dan jika sudah berkeluarga maka siapkan pendanaan yg cukup, untuk hari hari ramadhan dan hari idulfitri, bukan kita mementingkan keduniawian, namun demi tenangnya hati dalam ibadah ramadhan tanpa terganggu kerisauan kekurangan dana di bulan ramadhan, atau malah bingung memikirkan dana untuk menghadapi idulfitri yg sering muncul pada muslimin, dan yg lebih merugi lagi adalah mereka bingung akan hal itu justru di 10 hari terakhir ramadhan yg merupakan puncak kemuliaan ramadhan.

Sumber Website Habib Munzir bin Fuad Al Musawwa http://www.majelisrasulullah.org

No Comments »

Larangan di Bulan Ramadhan
Published by Syafii on August 19, 2009 under Ramadhan 1430 H

Berikut ini cuplikan tanya jawab di forum Habib Munzir Al Musawwa, dari seorang jamaah bernama Ayyub,

Assalamualaikum ya habibana,

semoga habibana dan juga kaum muslimin didunia ini selalu dirahmati oleh Allah dan dijauhkan dari segala macam Bala…

Ya habibana, berhubung sebentar lagi kita akan memasuki bulan yang suci yaitu bulan Ramadhan. ane ada sedikit pertanyaan kecil yang ane masih bingung tentang hukumnya:

1. Apakah boleh kita mandi kemudian keramas dan menyikat gigi pada siang hari ketika bulan Ramadhan. sebab ibu ane bilang itu perbuatan makruh.
2. Apakah boleh kita menelan ludah ketika berpuasa.
3. Ane minta habaib sebutin satu-satu tentang Hal-hal apa saja yang tidak boleh dilakukan dan Boleh dilakukan di bulan Ramadhan

maaf, kalo ane ada salah perkataan ya habibana…

Wassalamualaikum

Berikut ini jawaban dari Habib Munzir Al Musawwa

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
1. hal itu makruh jika diniatkan untuk meringankan beban puasa, namun menjadi wajib jika kita sudah tidak mampu dan sangat lemah, dan bisa lebih segar dengan mandi, jika tidak maka kita terancam batal puasa karena sudah keletihan.

sikat gigi tidak dilarang jika sudah biasa dilakukan setiap hari dan jika tidak dilakukan maka akan membuat kita terasa tidak enak melewati hari kita, dan makruh tidaklah membatalkan puasa, namun sebaiknya dilakukan sebelum imsak.

2. menelan ludah tidak membatalkan puasa dan tidak pula makruh, yg membatalkan puasa jika ludah sudah keluar dari mulut, misalnya ditangan, atau menempel didagu lalu ditelan kembali maka batal puasanya jika sengaja, jika tidak sengaja maka dimaafkan.

3. yg membatalkan puasa adalah 11 macam, yaitu
3.1. masuknya sesuatu ke Jauf, Jauf adalah yg dibawah leher dan diatas pinggang, yaitu perut. maka suntikan bius lokal tidak membatalkan puasa, kecuali jika bius total atau suntikan yg cairannya masuk ke urat nadi hingga terbawa ke jantung, maka batal puasanya.

3.2. muntah dg sengaja, jika tidak sengaja maka tidak batal

3.3. jimak.

3.4. mengeluarkan mani dengan sengaja.

3.5. melakukan hal hal diatas dengan mengetahui bahwa itu membatalkan puasa.

3.6. gila walau sesaat.

3.7. mabuk

3.8. pingsan

3.9. murtad

3.10. haidh atau nifas

3.11. melahirkan.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a’lam

About these ads

Responses

  1. Tolong doank hadist di tunjukin sekalian mau bagi2 ilmu sama teman !

  2. habib, ana sekedar saran kalo boleh dalilnya ditulis (arab/latin) juga

  3. semoga amal ibadah kita dibulan suci ini diterima Allah SWT, amin…

  4. subhanalloh………………allohu akbar.

  5. mari kita belajar mengunakan alat di sekitar kita dengan baik menurut agama islam,insaallah berkah amiiin

  6. assalamu’alaikum habibana ana mohon hadits2 nya di tulis arabnya juga insya Allah lebih memperkuat untuk kami jadikan panduan untuk da’wah syukron katsir

  7. Good day! I could have sworn I’ve visited your blog before but after browsing through some of the articles I realized it’s new to me.

    Regardless, I’m certainly delighted I discovered it and I’ll be bookmarking it
    and checking back often!

  8. Assalamu’alaikum..bgaimana tentang hadits fadhilah taraweh dr shahabat ali bin abi thalib itu..apakah keshahihannya dpt d pertnggung jwbkan?


Tinggalkan Jawapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Tukar )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Tukar )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Tukar )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Kategori

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 727 other followers

%d bloggers like this: