Haul Habib Muhammad al-Maliki
15 Ramadhan 1430, sudah 5 tahun Prof. Dr. Habib Muhammad bin ‘Alawi bin ‘Abbas al-Maliki al-Hasani rahimahumUllah meninggalkan kita. Sungguhpun begitu, ribuan muridnya yang bertebar ke seluruh pelosok dunia tetap gigih menyambung usaha beliau untuk meninggikan kalimah Allah. Biografi beliau telah banyak ditulis orang, antara oleh al-Fadhil Sidi Abu Zahrah kat blog beliau al-Fanshuri. Maka di sini kawan tak nak menulis biografi beliau, cuma nak kongsi sikit tulisan beliau dalam karya beliau yang masyhur “Mafaahim Yajibu An Tushahah” pada halaman 45 dinyatakan:-
Allah ta`ala berfirman: “Wahai orang – orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan carilah wasilah untuk menuju kepadaNya”, (al-Maidah: 35). Al-Wasilah itu adalah setiap apa yang dijadikan Allah sebagai sebab untuk mendekatkan diri seseorang kepadaNya dan penyampai kepada menunaikan segala hajat olehNya. Maka yang jadi perkara utama dalam bertawassul ialah sesuatu atau seseorang yang dijadikan wasilah itu hendaklah mempunyai kedudukan dan kehormatan di sisi Allah SWT.
Lafaz “al-wasilah” dalam ayat tadi adalah bersifat umum, ianya mencakup bertawassul dengan pribadi-pribadi yang mempunyai keutamaan daripada kalangan pada nabi dan orang – orang sholeh, sewaktu mereka hidup dan selepas kewafatan mereka. Juga ianya mencakup bertawassul dengan amal-amal yang sholeh atas jalan yang diperintah dan boleh bertawassul dengannya walaupun setelah ianya dilakukan (yakni dengan amalan-amalan yang telah dilakukan terdahulu).
Wahai ikhwah yang budiman, beri perhatian bagaimana Buya al-Maliki menjelaskan keumuman makna “al-wasilah” dalam ayat yang mulia tersebut. Jadi tidaklah “al-wasilah” itu terbatas dengan amalan sholeh semata-mata, bahkan umum meliputi berwasilah dengan sebaik-baik ciptaan Allah dari kalangan para anbiya` dan awliya`, yang teratas, dengan mahkotanya segala ciptaan, Baginda Muhammad SAW. Moga rahmat, kasih-sayang, keredhaan Allah atas Buya al-Maliki sentiasa ….. al-Fatihah.
Sumber : bahrusshofa



















17 Habaib Berpengaruh Di Indonesia
Biografi & peranan para Ulama zuriat Rasulullah S.A.W.
RM29.50
Habib Abdullah Al-Haddad mengungkapkan kepiluan hatinya saat para waliyullah pergi meninggalkan dunia fana. Betapa tidak, para waliyullah itulah yang senantiasa menyemarakkan bumi dengan munajatnya kepada Sang Khaliq
Obat Hati - RIngkasan Ihya' Ulumuddin daripada saduran ceramah Habib Umar bin Hafidz
Thariqah 'Alawiyah - ''Thariqah 'Alawiyyah merupakan tarekat sederhana, yang tidak berbunga-bunga, yang lebih menekankan aspek akhlak atau amali dalam praktik kesufian
Al-Allamah Syyid Muhammad bin salim bin Hafidz Al-Alawi Al-Husaini, ayah Habib Umar bin Hafidz, mencoba menguraikan hukum-hukum yang harus diketahui oleh kaum wanita dan adab-adab yang harus mereka terapkan, juga memberikan nasihat-nasihat berharga, yang berguna bagi kaum wanita.
Jalan Nan Lurus Sekilas Pandang Tarekat Bani 'Alawi ialah sebuah buku yang membicarakan tentang asal-usul keturunan Rasululullah SAW dan ulama-ulama yang berasal dari keturunan baginda SAW
Dikarang oleh Habib Novel bin Muhammad al-Idrus. Antara tajuk perbahasan ialah, Makna berkah,Mencari berkah dll
Rasulullah SAW. Mempunyai Keturunan & Allah SWT Memuliakannya
Pengarang: Ir. Sayyid Abdussalam Al-Hinduan, M.B.A.
Penerbit: Cahaya Hati, Cetakan 1 Februari 2008
Terdapat 2 jilid dalam Jilid pertama penulis membahaskan seputar permasalahan Ziarah Kubur, Tawassul dan Tahlil dan jilid kedua seputar Maulidur Rasul-sunnah atau bid'ah
Buku ini ditulis oleh KH Drs. Habib Syarief Muhammad Alaydarus, buku ini lebih baik dari segi isinya, susunan huruf dan baris arabnya dan makna terjemahannya
Bertanya adalah kunci untuk memahami rahasia-rahasia ilmu dan menyingkap kegaiban yang tersimpan dalam hati oleh Oleh Naufal (Novel) Muhammad Al-‘Aidarus
Buku ini ditulis oleh ulama besar berkaliber internasional yang berasal dari Hadhramaut, Yaman, yakni Al-Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz.
Adda’i ilallah Al-Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz bin Syaikh Abubakar bin Salim dikenal memiliki kelebihan dalam menyampaikan nasihat-nasihatnya, sehingga menyentuh hati orang yang mendengarkannya
Hidup adalah pengembaraan di atas samudera luas. Tiada hari tanpa digoyang gelombang. Belum lagi tiupan badai, yang tak jarang membuat seseorang berputus asa. Penuntun itu adalah petunjuk Allah SWT melalui Rasul-Nya, Muhammad SAW. Ajaran beliau adalah kompas hidup terbaik. Dan inilah yang disajikan oleh Husein Anis Habsyi, cicit pengarang Maulid Simthud Durar, Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi
Shalat adalah ruh segala amal, hakikat tingkat hubungan seorang hamba dengan sang Khalik, rahasia keindahan wujud sejak dahulu kala, dan menjadi perantara munculnya cahaya yang tersembunyi dibalik jasmani karangan Habib Hassan Al Jufri.
Buku ini akan memberikan insight (pemahaman) tentang misteri manusia dan aktivitas abstrak yang memotivasi amal mereka. Buku ini membahas seluk beluk hawa dan nafs karangan Habib Muhammad Abdullah Al-Idrus
Oleh: Al-Allamah al-Habib Ali bin Hasan al-Aththas
Buku ini merupakan terjemahan Al ‘Athiyyatul Haniyah karya Al-Allamah al-Habib Ali bin Hasan al-Aththas, seorang ulama terkenal di abad ke 12 H khususnya di wilayah Hadramaut, Yaman.Buku ini berisi tentang wasiat-wasiat yang sangat penting untuk diketahui dan diamalkan oleh kaum muslimin yang mengharapkan keridhaan Allat SWT serta kebahagian di dunia dan di akhirat.
Sayyid Muhammad bin Ahmad Asy-Syathiri berusaha mencoba merangkum dan menjabarkan risalah tentang hikmah shalat lima waktu ini dengan bahasa yang simple dan mudah dipahami
Buku ini merupakan pilihan dari 2 kitab karya Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad yakni Nafaisul ‘Uluwiyyah fil Masailis Shufiyyah dan Ithafus Sail Bijawabil Masail, kedua kitab ini memuat kumpulan soal Tanya jawab tasawuf dari persoalan-persoalan yang sangat sederhana sampai yang paling pelik.

hidup AHLUL BAIT………………
jayalah AHLUSSUNNAH WALJAMA`AH………..
By: a saifuddin zuhri on 20 September 2009
at 3:09 pm